Chef William Wongso masak bareng Diaspora Indonesia

Sabtu, 19 September 2020 pukul 12.00 waktu Jenewa atau 17.00 Waktu Indonesia Barat, catat di kalender Anda!

Asosiasi Indonesia Jenewa (AIJ) akan ikut serta dalam acara Diplomasi ekonomi melalui gastronomi: Chef William Wongso masak bareng Diaspora Indonesia

Kangen Indonesia? Nggak bisa pulang karena pandemi?

Bergabunglah dengan Chef William Wongso yang akan mengajari cara masak bumbu dasar merah, putih dan kuning.

Ini merupakan bumbu-bumbu utama yang dapat dipakai untuk membuat masakan Indonesia lainnya di kala pandemi ini.

Jagalah keselamatan dan kesehatan serta ikuti selalu aturan setempat selama pandemi ini! Dan tetaplah mempromosikan masakan Indonesia di manapun Anda berada !

Live stream link : https://inspirahub.id/streams/1138
.
Cara menonton, silahkan daftar diri/register dulu di link atas, lalu redeem coupon code : sesparlu

Tempat terbatas !

Host: peserta @sesparlu, Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri
.
William Wongso masak bareng diaspora Live Show – Live Stream di Inspirahub.id

  • IOS melalui web browser Chrome / Firefox/ Safari
  • Android download app melalui playstore : InspiraHub
    Daftarkan diri supaya bisa berinteraksi dengan Chef William

Selamat memasak! @inspirahub

#kemlu #Sesparlu #sesparlu65 #inidiplomasi #williamwongso #inspirahub #insipirahubculinaryshow #inspirahublivestreaming #wwkuliner

Silaturahmi dan Dialog Virtual bertema “Mengantisipasi Second Wave Covid-19”

Pada tanggal 29 Juni 2020, AIJ bersama DWP PTRI Jenewa menyelenggarakan Silaturahmi dan Dialog Virtual bertema “Mengantisipasi Second Wave

Agenda utama : Dialog Virtual bersama ibu Diah Satyani Saminarsih (Senior Adviser, Office of the Director-General, WHO)

Penanggap:

1. Ibu Yuyun Soedarmono, Group Lead for Blood Products and Related Biologicals, Technologies Standards and Norms, WHO
2. Bapak Chandra Mangowal, Strategic Health Operation, WHO

Moderator: Bapak Awandha Mamahit, Technical Officer, Global Influenza Programme, WHO.

Acara ini di buka oleh:

Ibu Non Kleib selaku Ketua DWP PTRI Jenewa, kemudian ibu Sarah Bey Hadad selaku Ketua DWP KBRI Bern

 
 
Acara berlangsung cukup lancar, di ikuti sekitar 48 orang peserta tidak hanya dari Jenewa, Bern tapi juga dari tanah air.
 
Para peserta menyampaikan apresiasinya atas dialog ini, yang dianggap sangat informatif dan bermanfaat.
 
Terlampir presentasi dari Ibu Diah Satyani Saminarsih: 
 
 
Berikut tambahan informasi dari ibu Yuyun Soedarmono:
 
 
 
  
 
 
 

Laporan Penggalangan Dana AIJ – Corona, Tahap Ketiga

Dear Bapak/Ibu/Rekan2 tercinta
Bersama ini kami sampaikan bahwa dari penggalangan dana AIJ ini, kami juga telah menerima sumbangan dari DWP KJRI Shanghai,sejumlah kurang lebih 13 juta rupiah.
Berita pengumpulan dana AIJ ini di liput oleh antara lain:

Laporan Penggalangan Dana AIJ – Corona, Tahap Kedua

Bersama ini kami dari AIJ hendak menyampaikan Penggalangan Dana untuk Corona – alhamdulillah hingga tanggal 4 April 2020, kami menerima tambahan sebanyak 900 chf sehingga total yang kami terima CHF 4900 dan Rp 9.250.000,- (total lebih dari 90 juta rupiah)

(laporan pertama : https://wp.me/p2EiXY-tc)

Dari dana tersebut, Ibu Sari Percaya dan Ibu Tina sudah mulai membelanjakan dan mendistribusikan dalam bentuk:
-Sarung tangan medis
-Masker
-Nurse Cap
-Hand sanitizer
-Disposable Coverall
-Masker N95
-Goggles Glasses
-Biskuit
-Nasi Kotak

Dengan adanya tambahan dana tersebut kami dapat mengirimkan ke Rumah Sakit tambahan, sehingga saat ini barang-barang tersebut di distribusikan untuk para tenaga medis di 4 tempat:
– RSUPN Cipto Mangun Kusumo, Jakarta / via Ibu Sari Percaya
– RSUD Cibinong, Cibinong / via keluarga Ibu Nia Shihab
– Puskesmas Pondok Pinang, Jakarta / via keluarga Bantan Nugroho
– RS. Karya Bhakti Pratiwi, Kabupatan Bogor / via keluarga Tina Sutriesno
Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kerja keras Ibu Sari dan Ibu Tina, yang tidak mudah mendapatkan barang-barang tersebut dalam situasi sekarang.

 

Terima kasih sebanyak-banyaknya atas kedermawanan dan kebaikan hati Bapak/Ibu/Rekan/adik2 semua.

 

Laporan Penggalangan Dana AIJ – Corona, Tahap Pertama

Bersama ini kami dari AIJ hendak menyampaikan Penggalangan Dana untuk Corona – alhamdulillah pada tanggal 27.03.2020 terkumpul sebanyak 4000 chf (di terima di Jakarta senilai Rp.66,893,600) dan Rp.9.250.000,-. sehingga total Rp. 76.143.600,-

Setelah tanggal 27.03.2020, tersebut, kami masih menerima hingga saat ini baik di rekening AIJ di Jenewa maupun di Indonesia (a.n. Hady Sutriesno).

Untuk itu kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pihak yang telah menjadi donatur antara lain

  • DWP PTRI Jenewa
  • Group Tilawah Raudhatul Jannah
  • dan para pribadi dermawan

Dari dana yang sudah tersedia tersebut, Ibu Sari Percaya dan Ibu Tina sudah mulai membelanjakan dalam bentuk:

  • Sarung tangan medis
  • Masker
  • Nurse Cap
  • Hand sanitizer
  • Disposable Coverall
  • Masker N95
  • Goggles Glasses
  • Biskuit
  • Nasi Kotak

Selain itu kami juga telah menerima sumbangan dari PT. Ferron Par Pharmaceuticals yang menyumbangkan multivitamin Stimuno.

Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kerja keras Ibu Sari dan Ibu Tina, yang tidak mudah mendapatkan barang-barang tersebut dalam situasi sekarang.

 

Barang-barang yang sudah diperoleh sudah mulai didistribusikan untuk para tenaga medis di:

  1. RSCM / via Ibu Sari Percaya
  2. RS Cibinong / via keluarga Ibu Nia Shihab
  3. Puskesmas Pondok Pinang / via keluarga Bantan Nugroho

Rencananya pengiriman dana ke Jakarta yang ke-2 akan kami kirim pada tanggal 4 april (gelombang ke-2). Untuk itu, jika Bapak/Ibu/Rekan2 masih ingin menyumbang, masih kami terima hingga tanggal 3 April 2020.

Terima kasih sebanyak-banyaknya atas kedermawanan dan kebaikan hati Bapak/Ibu/Rekan/adik2 semua.

     

Penggalangan Dana Corona

Dear Bapak, Ibu, Rekan-rekan tercinta,

Berkaitan dengan merebaknya wabah virus Corona, AIJ akan mengadakan penggalangan/pengumpulan dana bekerja sama dengan Ibu Sari Percaya dan teman-teman ex Jenewa di Jakarta dan komite AIJ di Jakarta, ibu Tina Sutriesno.

Dana yang terkumpul nantinya akan dibelanjakan utamanya untuk tenaga medis (masker, konsumsi, dsb) yang antara lain akan disalurkan ke RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Bapak, Ibu, rekan-rekan yang ingin ikut membantu/menyumbang silakan menghubungi Cessy Karina atau bisa ke

Bank transfer ke:

ASSOCIATION DES INDONESIENS A GENEVE (AIG)1202 Geneve

IBAN CH08 0900 0000 1272 4916 1

Acc. Number : 12-724916-1.

dengan menyebutkan bahwa transfer tersebut untuk keperluan sumbangan corona Indonesia.

Bagi yang tinggal di Indonesia jika ingin ikut berdonasi bisa langsung ke rekening ini:

Sutriesno Hady

BCA norek 3420188331

dengan berita: keperluan sumbangan corona Indonesia

Dan Bukti Transfer mohon dikirimkan melalui WA ke Ibu Tina Sutriesno

Salam

a.n. Komite AIJ

 

——-

Dear all

AIJ is collecting donation to buy supplies for medical teams in Jakarta (masker, food, etc) which will be distributed to RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo in collaboration with

friends ex Geneva in Jakarta (Ibu Sari Percaya) and AIJ committee in Jakarta Ibu Tina Sutriesno.

You can send your donation to

ASSOCIATION DES INDONESIENS A GENEVE (AIG)1202 Geneve

IBAN CH08 0900 0000 1272 4916 1

Acc. Number : 12-724916-1.

Thank you in advance for your solidarities and kindness.

Best regards

AIJ Got Talent, 29 Juni 2019

 

IMG_6083

Pada hari Sabtu, tanggal 29 Juni 2019, masyakat dan diaspora Indonesia yang berdomisili di jenewa, Swiss, dan sekitarnya mendatangi gedung pertemuan, Salle des Délices, di daerah Grand-Saconnex dalam rangka acara AIJ Got Talent (AGT). Adalah Awandha Mamahit, anggota komite Asosiasi Indonesia Jenewa (AIJ) yang paling muda yang berinisiatif dan merealisasikan gagasan acara AGT ini yang tujuannya untuk mendorong muda mudi Indonesia di Jenewa, untuk berpartisipasi dan berlomba dalam menampilkan bakat, kreativitas dan showmanshipnya.

Bertemakan “Follow the yellow brick road”, yang berasal dari cerita “the wonderful wizard of oz” dimana tokoh di cerita tersebut, Dorothy, mendapati ada beberapa pilihan jalan namun dia memutuskan untuk mengikuti jalan (berwarna kuning) yang dia yakini dapat menuju ke keberhasilan. Tema ini dirasa cocok untuk acara penjaringan bakat AIJ ini. Sesuai dengan temanya pula maka gedung pertemuan tersebut di hiasi dengan warna kuning.

”AGT acaranya bagus sekali selain bisa untuk silahturahmi dan mengenal lebih dalam. Tapi juga bisa jadi wadah penyaluran hobi berkesenian, yang mana masing-masing konsestan juga jadi paham kelebihan dan kekurangan masing-masing , dan semoga kedepan ada progres menjadi lebih bagus lagi”. demikian disampaikan oleh Melly Goeslaw yang turut menjadi juri, melalui video conference.

Peserta kompetisi ini berasal dari berbagai kelompok usia dan datang tidak hanya dari Jenewa tapi juga dari kota lain. Salah satu peserta yang berusia 10 tahun, Amaya Low, mengungkapkan bahwa awalnya dia merasa gugup, namun kemudian rasa percaya dirinya bertambah. Amaya merasa semangat mendapat komentar yang positif dari para Juri, termasuk Melly Goeslaw, bahkan dia tidak menyangka akhirnya dia dapat maju ke babak final dan berhasil menjadi salah satu juara. Setelah melalui babak final, AGT ini dimenangkan oleh Carina Hadiningrat, Bob & Adrian Roesy, Nesty Lombantariang dan Amaya Low.

IMG_5944IMG_6053

IMG_5854IMG_5935

Acara ini mendapat dukungan dari Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa dan juga menarik partisipasi dari para staf dan keluarga besar PTRI.  Ibu Dhian Prihandini Andreano mengungkapkan bahwa ia mendorong putrinya Allayka untuk ikut serta di AGT dengan bermain piano meski baru 8 bulan kursus, tiada lain ingin memotivasi bidang seninya. Beliau terkesan dengan penyelenggaraan acara ini dan berharap untuk ke depannya semoga AIJ got talent bisa menjadi agenda tetap, menjadikan media ini sebagai wadah anak-anak Indonesia khususnya di Swiss dan sekitarnya.

Salah satu staf PTRI yang juga menjadi peserta, Dira Tiarasari, berujar, “acaranya keren, well-prepared dan menghibur. Untuk bazarnya juga menyenangkan karena bisa melepas kangen sama makanan di tanah air”. Dira juga menyampaikan saran, untuk acara berikutnya kategori anak-anak dan dewasa dibedakan, supaya anak-anak lebih mendapat kesempatan.

Selain dari PTRI, acara ini juga mendapat dukungan dari Kedutaan Besar RI di Bern, dan beberapa perusahaan lokal, seperti restoran Bali, restoran Zhong Thong dan Balima Spa.

Selanjutnya acara penjaringan bakat ini juga dimeriahkan dengan kegiatan tari bali dan nepal, juga bazaar makanan dan produk Indonesia.  Delapan stand yang diusung oleh masyarakat Indonesia juga sebuah stand makanan dari India menawarkan berbagai makanan dan minuman, serta berbagai kerajinan tangan dan pakaian bercorak tradisional. AIJ juga memfasilitasi kegiatan Warung Konsuler, sehingga WNI yang tinggal di Jenewa dan sekitarnya juga berkesempatan memperoleh layanan konsuler, seperti perpanjangan dan pembuatan paspor serta lapor diri.

Apresiasi terhadap acara juga disampaikan oleh salah satu pengunjung, ibu Hanny Pane, yang sudah lama tinggal di Jenewa. Kebersamaan dan kekompakkan dalam menyelenggarakan acara yang dianggapnya luar biasa menarik untuk segala usia. Dia merasa bagaimana semua peserta dan keluarga dan teman sangat antusias dan menikmati lomba ini.

Foto-foto acara bisa dilihat di: https://www.facebook.com/pg/Asosiasi-Indonesia-Jenewa-487469071319455/photos/?tab=album&album_id=2287504217982589

 

AIJ Got Talent

Dear all

Melanjutkan kesuksesan acara AIJ Muda Mudi pada bulan April tahun 2018, kami ingin mengadakan kegiatan yang tidak kalah menariknya berjudul “AIJ GOT TALENT – Follow the yellow brick road”. Berangkat dari misi dan visi, kami dari sekretariat AIJ Muda Mudi berniat untuk mengadakan acara musik bertema kompetisi bakat. Acara ini akan mendorong muda mudi Indonesia di Jenewa, untuk berpartisipasi dan berlomba dalam menampilkan bakat, kreativitas dan showmanship kepada masyarakat Indonesia di Jenewa.


Adapun acara ini bertujuan untuk
1. Membangun kebersamaan dan membangun kreativitas para pemuda Indonesia.
2. Menggali dan mendorong bakat-bakat terpendam yang dapat diasah dan dikembangkan.
3. Merangkul warga baru yang bertugas (kerja) atau tinggal di Jenewa. 

 AIJ GOT TALENT ini akan kami laksanakan pada:

Hari       : Sabtu
Tanggal  : 29 Juni 2019
Waktu    : 11.00 s/d selesai
Tempat   : Salle des delices,

20, route de colovrex, Grand Saconnex.

 Rangkuman aktivitas acara sebagai berikut:
1. Kompetisi bakat dan kreativitas bermusik
2. Tarian tradisional serta tari kebersamaan
3. Penampilan band anak muda
4. Stall makanan Indonesia

 Pendaftaran terbuka untuk segala umur (0 – 99 tahun). 

 Jika berminat untuk menjadi sponsor acara ini, silakan hubungi Arzita Shafira/arzitashafira@gmail.com   (+41 78 640 64 97)

 Salam

a.n.Komite AIJ

AIJ Goes to Mountain

Dear all,

The mountains and the snow are calling !!!

Kangen kumpul-kumpul? ingin menikmati udara bersih di pegunungan ? ingin belajar ski ?

Yuk ikutan winter outingnya AIJ ke Leysin, famous as “Oxygen des Alpes”

15 – 17 Maret 2019

Rencana aktifitas : jalan-jalan menikmati udara pegunungan (akan ada semacam rally – mencari jejak / dengan hadiah), makan bareng, …👫👭⛷🏂🤸‍♂🎿🧘‍♂🥐🍞🍜🍲🍧🍦🍮

Bila ada yang ingin belajar ski/snowboard/luge, tolong sampaikan segera, supaya bisa kita organize.

Intinya kumpul-kumpul meningkatkan kebersamaan. 😍

Nama lokasi: vila la joux (www.villalajoux.ch)
Dewasa : 70 chf
Anak2 (4 – 15 tahun) 40 chf
dibawah 4 tahun gratis
Biaya tersebut untuk akomodasi 2 malam.

Untuk peserta:
– Bisa berangkat bersama tanggal 15 maret jam 18h00 (after office). bagi yang membutuhkan kendaraan/ ingin ikut serta dengan kendaraan lainnya, tolong sampaikan
– Makanan potluck

Bagi Bapak/Ibu/Rekan yang ingin ikutan, silakan segera kirimkan email ke asosiasiindonesiajenewa@gmail.com atau info Etty Muller
Deadline pendaftaran 1 maret 2019.

Salam
an Komite AIJ